Kamis, 29 November 2012

Tips Memilih Rangka Atap Baja Ringan Berkualitas

Dalam membangun sebuah perumahan yang berkualitas sangat ditunjang dengan beberapa material penting untuk daya tahan dan estetika dari perumahan itu sendiri. Unsur penunjang yang dibutuhkan dalam membangun suatu rumah salah satu nya adalah bagian atap atau penutup dari rumah yang akan didiami tersebut. Berikut ini sedikit ulasan mengenai "Rangka Atap Baja Ringan" yang mungkin sekarang ini sedang menjadi "trend" dikalangan developer dalam menyusun konsep perumahan modern.
Mengapa Rangka Atap Baja Ringan Tahan Terhadap Karat

Beberapa aplikator baja ringan kadang salah memberikan info kepada kita mengenai material baja ringan. Mereka menyebutkan bahwa galvalum (zincalume) atau galvanis adalah jenis baja ringan itu sendiri. Padahal galvalum atau galvanis adalah coating atau bahan tahan karat yg melindungi baja ringan berbahan karbon sebagai material utama.Jadi rangka atap baja ringan tahan terhadap karat karena dilapisi oleh lapisan tahan karat (coating).

Lapisan tahan karat pada baja ringan itu sendiri terdiri dari dua macam yaitu seng (zinc) dan alumunium zinc (alloy). Baja ringan yg dilapisi seng (zinc) disebut Galvanis. Sementara baja ringan yg dilapisi alumunium zinc (alloy) disebut ZincAlum. Baja ringan memiliki daya tahan 2-4 kali tahan karat dari lapisan pelindung seng biasa dalam berat lapisan dan kondisi lingkungan yg sama, selain itu baja ringan didesain dalam berat satu garis gaya stuktur menjadikan konstruksi tahan tekuk dan puntir, sehingga struktur konstruksi lebih kuat dan stabil. Perbedaan yang signifikan antara baja ringan  berlapis Galvanis dengan Alumunium Zinc adalah bahwa Galvanis kurang tahan terhadap air garam, tetapi tahan terhadap adukan semen. Sedangkan Alumunium Zinc lebih tahan korosi terhadap air garam.

Berikut adalah beberapa hal penting dalam memilih rangka atap baja ringan yg berkualitas, antara lain:

1. Mutu Baja. 

Karena ketebalan profil baja ringan sangat tipis, yg beredar di Indonesia berkisar 0.40 sampai 1.00 mm BMT (Base Metal Thickness), bahan baja yg harus dipakai adalah baja mutu tinggi atau biasa disebut High Tension Steel, umumnya (standar) di atas G550, & bersertifikasi uji laboratorium.

2. Kredibilitas Produsen. 

Apakah produsen tersebut cukup kredibel dalam menyediakan jasa pemasangan Rangka Atap Baja Ringan.

3. Ukuran/Dimensi Rangka. 

Mintalah data spesifikasi ukuran/dimensi Rangka utama/"C channel" & bahan reng yg akan dipasang. Semakin besar/tebal Reng & C channel , semakin besar pula beban yg dapat ditanggung oleh rangka tersebut. Semakin kecil & tipis ukuran/dimensi C channel, semakin kecil pula kesanggupan rangka untuk menanggung total beban penutup atap.

4. Ketebalan lapisan tahan karat. 

Mintalah Informasi ketebalan lapisan tahan karat yg di gunakan. Harus sesuai dgn ketentuan yg berlaku.

5.  Sotware dan Sertifikasi

Tanyakan  apakah software desain memiliki sertifikasi / rekomendasi dari ba & konsultan atau lembaga konstruksi terpercaya tertentu. Pastikan kita sebagai konsumen, menerima gambar kerja rangka atap baja ringan untuk pemasangan rumah kita sebab dengan gambar kerja tersebut kita dapat mengontrol sesuai atau tidaknya desain engineer dalam pemasangan rangka atap baja ringan tersebut.

Berikut beberapa parameter penting yang harus anda ketahui dan anda masukan ke program sebelum anda melakukan analisa struktur rangka atap baja ringan tersebut.
  1. Tegangan maksimum  550 MPa
  2. Kuat leleh 550 MPa
  3. Modulus geser 80.000 MPa
  4. Modulus Elastisitas 200.000 MPa
  5. Berat Jenis 7400 kg/m3
6. Rekomendasi Ahli. 

Minta rekomendasi dari pihak-pihak yg mengerti industri konstruksi, seperti konsultan atau arsitek bangunan.

7. Pemerikasaan Dimensi 

Periksa perbandingan tinggi dgn lebar profil untuk menghindari buckling force (melintir).

8. Garansi

Tanyakanlah dan minta garansi resmi yang diberikan oleh Produsen dan pemberi jasa pemasangan rangka atap baja.

9. Kredibilitas Pemasangan

Tanyakan apakah ada pengawas dgn kredibilitas pendidikan & pengalaman tinggi yg diterjunkan ke lapangan saat pemasangan.

10. Waktu Pemasangan

Tanyakan lama waktu pekerjaan hingga selesai & prosedur standar pengecekan kualitas kerja di lapangan.

Ingat !!
"JANGAN TERKECOH DENGAN HARGA MURAH"

Ketelitian sebelum membeli atap baja sangat diperlukan. Mintalah informasi ukuran/dimensi Reng (roof batten) dan Kanal C (c channel) rangka yang akan dipasang. Semakin besar/tebal Reng dan Kanal C rangka, semakin besar pula beban yang dapat ditanggung oleh rangka. Semakin kecil ukuran/dimensi C channel, semakin minim pula kesanggupan rangka untuk menanggung total beban penutup atap.

 Seperti contoh rekomendasi untuk 3 jenis C channel (kanal C) ZincAlum maupun Galvanis adalah sebagai berikut :

* C71.075

Direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup genteng metal, seng, fiberglass, Onduline, asbes dan jenis penutup atap lainnya yang bersifat ringan. Pemakaian C71.075 dengan bentangan lebar tetap aman karena kekuatan rangka/kuda-kuda sebanding dengan beban total penutup atap.

* C75.080

Direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup genteng metal, keramik dan beton. Pemakaian C75.080 dengan bentangan lebar tetap aman bila mengikuti rekomendasi oleh desain software dengan bentang atap kurang dari 9 meter.

* C75.100

Direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup genteng metal, keramik dan beton. Pemakaian C75.100 dengan bentangan lebar tetap aman bila mengikuti rekomendasi oleh desain software dengan bentang atap lebih dari 9 meter.

* C81.075

Selain direkomendasikan untuk rangka atap dengan jenis penutup seperti tersebut di atas dengan bentangan lebar, C81.075 juga dapat diaplikasikan untuk jenis penutup genteng keramik dengan bentang atap kurang dari 9 meter.

* C81.095

Direkomendasikan untuk rangka atap baja dengan jenis penutup genteng keramik dan genteng beton dengan bentang atap yang panjang (> 9 meter).


"erlankz

Rumah Kaca, Unik dan Nyaris Tak Terlihat!

Apa yang terjadi jika sebuah rumah dibuat dari kaca transparan? Tentu masalah privasi yang jadi pertimbangan. Tetapi hal itu bukan masalah bagi penghuni Taghkanic House ini.

Properti dengan total area 8.800 kaki persegi ini terletak di Hudson Valley, dua jam dari New York City. Bagian terbuka dengan dinding nyaris tak terlihat ini adalah sebuah paviliun kaca berukuran 1.800 kaki persegi. Area hunian di permukaan tanah memiliki view 360 derajat dan menyuguhkan pemandangan Hudson Valley dan Catskill Mountains.

 
Soal privasi, telah dipertimbangkan masak-masak. Pasalnya, kendati memiliki “area terbuka” yang luas, hunian bergaya kontemporer ini juga menyediakan ruang-ruang tertutup yang terletak di bawah tanah. Kaca-kaca berbentuk persegi yang terlihat di antara rerumputan merupakan jendela bagi ruangan-ruangan bawah tanah di Taghkanic House.


Pemilik Taghkanic House, Moyra Mulholland, seorang makeup artist di industri hiburan mengatakan, ide pembangunan rumah kaca ini sebenarnya kurang cocok dengan dirinya yang takut halilitar. Untuk itu, sang arsitek sengaja membangun area khusus "celebratory space" dimana area yang terdapat di bawah tanah ini bisa membuat Mullholland merasa aman dan nyaman.

Bagian rumah yang ada di bawah tanah dengan total luas 7.000 kaki persegi, memiliki enam kamar tidur, enam kamar mandi, dapur, media room, wine cellar, dan refrigerated cheese room. Taghkanic House dibangun pada 2011 sebagai proyek besar pertama yang dikerjakan arsitek Tom Phifer. Sang arsitek dikenal karena merancang museum seni di North Carolina. Phifer juga membuat proyek hunian kaca, yaitu Fishers Island House, bagi kliennya yang ingin duduk santai sembari menikmati taman.

Taghkanic House ditawarkan seharga USD6,75 juta dengan lahan seluas 200 are, USD8,25 juta dengan tambahan lahan seluas 150 are serta farmhouse dengan tiga kamar. Properti ini dipasarkan oleh Heather Croner Real Estate dan Sotheby’s International Realty. Anda berminat?
 
Rumah.com 


 "erlankz